A gift From A Friend #ThankMenrie ^^

Pagi ini saya dapat “kado” menarik dari temen saya.
Dia ini, temen saya dari jaman kuliah di Bandung. Walopun beda jurusan, tapi kami berada di organisasi kerohanian yang sama sebagai pengurus selama 2 tahun, di kepanitiaan, dan kita juga memang dekat, sharing2, curhat2 dan pastinya tahu benar kisah hidup saya selama di kampus.
Setelah udah bekerja, komunikasi jadi agak susah, lama ga ngobrol, tapi kami akan selalu nyambung kalo kami ketemu lagi dan ngobrol2.
Masih inget dulu, saya yang encourage dia untuk buat blog, dan dibuatlah blognya yang dulu, tapi baru beberapa postingan udah berjaring laba2 blognya…eh ternyata lupa passwordnya hehehhe…*kebiasaan deh*
Dan pas punya blog baru, dia ngabarin *ah baru 2 bulan postingannya udah banyak, rajinan si nona ini ngeblog daripada saya T.T * so, jadi tahu perkembangan hidup masing2 dari blog.
Kalo kalian baca blognya, kalian akan tahulah seorang seperti apa temen saya ini…yang pasti dia ini salah satu temen yang saya kagumi karakternya : kesabarannya, keibuannya,ketaatannya, dan kejujurannya *bukan sekedar promo loh, I really mean it *. Klo dicompare sama saya….jauhlahh…saya buminya dia langitnya 😀

Dan hari ini saya baca postingan dia, terharu dan sangat dikuatkan….
Awalnya merasa geer sih, sepertinya postingan ini buat saya….daripada geer mending ditanyain, dan benar..postingan ini buat saya *thankyou*
walopun kita beda kota, udah lama ga ketemu face to face, but she keep encourage me with her blog posting.
Thanks Menriani Damanik , it gives me strength dan saya diteguhkan dan diingatkan kembali betapa baiknya Tuhan itu, salah satunya adalah saya dikelilingi oleh orang-orang yang care dan mengasihi saya 🙂

Dan ini dia postingannya menrie, yang mampu buat saya berkaca-kaca terharu dan sangat dikuatkan… *so sweetlah*

Biarkan Pria itu Pergi

 

Dear sahabatku…

Aku memahami bagaimana hancurnya hatimu ketika suatu hubungan harus berakhir. Aku tahu bagaimana sulitnya berjuang untuk menata hati dan bangkit kembali.

Ada satu doa yang kudapat dari buku tua, yang malah tak bisa kutemukan lagi. Walaupun cenderung pro dan kontra, tapi aku tak memusingkan itu. Doa ini yang menguatkan setiap kali aku patah hati atau terluka karena pria, dan inilah kutipannya:

‘’Saya ingat bertemu dengan seorang pria beberapa waktu lalu. Dia benar – benar memenuhi sgala kriteria pria idaman. Jadi, saya menyerahkan dia pada Allah dalam doa. Doa saya secara spesifik mencakup: ‘Tuhan, andaikan pria ini yang Engkau pilih bagi saya, saya mohon Engkau berbicara padanya mengenai saya seperti yang Engkau katakan pada Yusuf mengenai Maria. Tetapi, andaikan ia bukan jodoh saya dan tidak memiliki hati yang benar terhadap saya, maka saya mohon Engkau menyingkirkan dia dari hidupku. Saya mohon Engkau membuang dia jauh – jauh hingga saya tidak bisa menemukannya bila saya mencarinya!

Tidak lama setelah itu, pria tersebut lenyap begitu saja bagai ditelan oleh angin! Saya sangat kecewa hingga Allah mengingatkan saya itulah yang saya pinta padaNya jika pikiran pria itu terhadap saya tidak baik.

Jadi, anda mengerti, bukan tugas kita untuk memilih dan memisahkan pria yang kemungkinan adalah jodoh kita. Roh Allah yang akan melakukannya. Jika anda benar- benar hidup dalam komitmen pada Tuhan, maka orang yang tidak hidup bagi Tuhan tidak dapat tinggal dekat dengan anda. Kecuali hasrat dan hatinya sesuai dan semakin mendekat pada Allah, dia pasti tidak bisa tidak tertarik pada anda.

Jangan memperumit masalah, biarkan hidup anda berjalan sebagaimana mestinya bagi anda. Ketahuilah, apa yang tampak seperti penolakan dari pihak pria, sebenarnya adalah cara dan perlindungan dari Allah’’

-Be Brave and Face The Life-

* Biarkan pria itu pergi, bersiaplah untuk orang yang pantas mendapatkanmu

Diamini semua isi postingannya 🙂

Advertisements

Be Brave Face The Life

Ada sebuah berita, ada seorang pemuda yang karena ditolak cintanya, dia mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api yang lagi lewat.
Komen dari beberapa temen yang baca berita itu “gila berani banget bunuh diri pake cara itu, kan sakit”

Sebenarnya miris sih dengarnya, tapi to be honest, kadang dalam state tertetu kehidupan saya, saya pernah berpikir Menghadapi hidup itu lebih berat dibandingkan menghadapi kematian *berasa udah pernah mati aja,* perlu keberanian dan ketangguhan.
Beberapa tahun yang lalu di jejaring sosial saya pernah menulis “Bahkan sengat maut pun tak cukup ampuh untuk menandingi sengatannya”
Yups…waktu itu saya dalam fase zero position dalam hidup saya, dan I really2 meant this quote, “perasaan lonely and no hope “ sengatannya ternyata lebih mematikan, dan ga ada obat yang paling ampuh selain TRUE HOPE.
Tepatnya udah agak lupa, but sleepless night and tears droped became my best friend at that time And I need some years to recover and heal.
I think that my worst condition, I have no experienced to manage broken heart matter before, so it hited me very hardly.

images

Dalam kondisi itu, kalo di analisis ada 3 stage sampe akhirnya bener2 recover, and it needs time and patience.

1. Fase Denial

I exactly remember this feeling, when we decided to broke up, and we ended up our phone conversation * yeah..unlucky me, we did it by phone*. Abis itu cuma diam, hening…ga ada perasaan sedih, pengen nangis ato perasaan marah…sama sekali ga ada…bener2 no feeling.

Dan saya pun telpon temen saya…”aku kok ga tahu mo ngerasain apa ya?jadi takut sendiri”, dan temen saya ini bilang “Masih shock dan deny the truth kali…jalani aja”, dan sehabis nelpon itu ya tetep no feeling, cuman mo tidur itu ga bisa, kalo pun bisa kebangun2 terus, dan paginya berpikir ” Oh ternyata semalam mimpi buruk”.
Cara denialnya tiap orang beda-beda, ada yang seperti saya tadi…ada yang kayak temen saya, dia tetep biasa aja ke pacarnya, berasa ga putus, ada juga yang acting like nothing happen.
Waktu yang kita butuhkan buat denial ini beda-beda, tergantung tipe orangnya dan how important this thing to her/him.

Semakin cepet kita selesai dari tahap denial, semakin cepet juga kita ke next state and it means makin cepet recoverynya.

2. Fase Admit and Vulnerable

Baru setelah beberapa hari masa denial saya, saya nyadari dan mengakui kalo emg ini tuh happen, not only in my dream, dan dari situlahh tiba2 ada butterfly effect di perut, trus ada rasa nyeri yang sakit banget di hati,and ada something missing…kosoglahh dan dimulailah fase nangis2, gloomy day itu…yahhh kalo dikumpulin keknya udah banjir ini kosan.
Kalo buat saya, yaudah mau nangis ya nangis aja…toh itu sangat melegakan palingan bengkak2 matanya besok. Masa2 sleepless night, masa2nya bowed down to pray but you cant even said a single word and tears just fell down, looked like no hope, self pity, and like I owned all the world problem, and my confidence suddenly gone.

Saya tetep melakukan semua kerjaan saya di kantor seperti biasa, ato aktivitas saya yang lain, tapi ya kayak robot, no soul inside.
Dan ditambah lagi saya ini good drama player, layak dapat oscar karena acting saya yang luar biasa, jadi ga banyak orang yang nyadar apa yang saya rasakan, tetep kliatan happy senyum-senyum every where, padahal deep down in my heart it was really2 pain, yah paling orang-orang terdekat aja yang tahu.

Di tahap inilahh quote2 saya itu keluar, and I really2 meant it.
Saya itu punya maag, selama ini kambuhnya juarang bangetttt….tapi klo udah ngomongin hati, and broken heart langsung lah tertrigger, dan ga tanggung2…ga cuman ga doyan makan dan perih, tapi juga muntah2…apa yang masuk itu yang kluar…dan berat badan saya anjlok drastis.
Udah hati sakit, badan pun sakit…dan makin berat strugglingnya
Dukungan dan carenya temen-temen, komunitas itu sangat…sangat membantu, and be patience with yourself, dan the most important itu keep believe in God, keep believe that God love you and prepared the best things to you, and there is a hope for you.
Udah lupaa…berapa lama saya di tahap ini, tapi cukup lamalah…dalam hitungan bulan.

3. Fase Recovery
And then masa2 vulnerable selesai….walopun masih sedih, masih sakit hati but udah ada keinginan buat move on.
Pas itu seh kebetulan saya kenal dunia travelling dan temen2 yang easy going, and its so helpful. Jadi ya ga begitu berasa, soalnya kita sering travelling kemana2, ga sempet lagi mikirin yang begituan. Travelling yang awalnya dipake buat move on, jadi keterusan jadi hobby hehhehehe….
Masa recovery ini bukan berarti masa bebas air mata ya…ada2 waktu tertentu kita juga menye2 kok, misal pas lagi PMS, pas tiba2 liat sesuatu yang remind it to him and so on. But be patience with your self , surrender to God and times will help you to heal and recover.

Yupss…baru bisa share kejadian beberapa tahun lalu disini, yah buat menyemangati diri sendiri…kalo saya sudah pernah melewati masa sangat berat itu dan saya berhasil keluar hidup2 :p , and if someday i face another hurtful time, it doesnt mean that I am imune but I know i can manage it better and I still believe that it shall pass.

Thank July… ^^

Hai…welcome August….tapi saya mau cerita tentang July..gpp yah 🙂

So..I’ve been so blessed bulan Juli kemaren for some reason
Nah reason yang mau di share disini, becoz I celebrated my 27th bday at 11st July.
Nambah satu usia lagi….
Ada yang bilang, ultah kok seneng, kan ngurangin 1 umur lagi, but I see this moment with the opposite side…I really2 thankfull coz udah bisa melewati 1 tahun lagi masa hidup saya…masalah sisanya berapa…itu urusan yang Tuhan aja.
Udah berepengalaman 27 tahun menghadapi hidup,makan asam,garam,nasi,pizza, pempek dll. Klo di dunia kerja udah masuk kategori super expert itu.
Yang pasti Thank You Lord for bunch of blessing, bunch of life process, bunch of happiness and for many people who care for me.

Dapet kado, dapet kue, dapet doa, dapet ucapan , dapat suprise itu nampak luarnya, but deep inside I know they really2 caring me the way they are.

Pagi 11 Juli saya di awali dengan:

27 cake

Ini namanya cake pembalasan, sengaja bangetlah ini yang ngasih kue dengan angka 27 gede-gede , lihat nanti :evilsmirk: #ButThanksYa

bda cake

Klo yang ini dari tim saya , thanx a lot ya BDA tim ^^

ultah software

Kalo yang ini ultah bulanan tim Software, para July’ers (ada 6 orang) dirayain ultahnya disini, since it’s fasting month , so cakenya super kuecilll….gpp yang penting ada kuenya

gereja

Biasanya, kalo di gereja, diadakan perayaan ultah buat para pengerja dan diaken tiap bulannya sehabis ibadah…*tiup lilinnya…tiup lilinnya sekarang juga, sekarang juga, sekarang juga…… pufffhhh… yang ultah 5, yang niup lilin seRT :p hohohoho….anak2 sekolah minggu ga mau kalah :)*

fake cake

Ini layak disebut cake ga ya? it’s okay lah, since it has candle , it could be called cake, ingradientnya itu tepung dan kopi, nampak seperti tiramisu….dan cake inilah yang mengharuskan saya mandi tengah malam

Ngobrolin soal cake sepertinya udah…next ngobrolin present

brady present

Ini kado dari adik saya tercintah, seumur2 dia ini ga pernah ngasih kado…tapi klo ucapan ga pernah telat sih…dimaklumilah cowok. Nah pas kemaren dia datang ke Cikarang buat menghadiri graduation saya, tiba2 ada bungkusan ini di kasur saya, baru ngeh setelah nganterin dia ke pool bus buat balik ke Jogja, thank a lot ya bro, kadonya so niat…and lucu 🙂 *sepertinya adik saya ini tipe romantis #promosi*

geng present

Ehm…buat dapetin kado yang satu ini perjuangannya berat banget, saya harus nerima fake kado katanya “jangan dibuka dulu ya, bukanya tar klo mau tidur aja”, since saya ini penurut, so saya turutin aja, ga saya buka kadonya walopun penasaran T.T , dan karena saya udah dapet cake n kado, so mikirnya udah selesai kan ya semuanya, walopun masih di tgl 11 Juli…butttt…….ternyata tidak sodara2…….

nite suprise

Yups…dan saya sukses jadi ester saos tepung tengah malam, beneran niat banget lah ini ngerjainnya. AKhirnya2 obsesi saya buat jadi putih tercapai walopun dengan cara mengenaskan >,< . Tapi akhirnya suprise sama kadonya, sepatu yang saya liat2 di 13thshoes, pengen beli tapi ga punya duit, tapi sekarang udah ditangan saya horeeeee…….thank you so much fren…ga sia2 ini tepungan malam2 hahahaha…… *Nasib selanjutnya, karena udah tengah malam, saya cuma mandi aja, ga pake keramas…dinginnnnn…..jorok??gpp biarin , daripada atit :p  heheheh….and u know…pagi2 bantal dan kasur saya jadi putih semua*

samsung present

Ditutup dengan present dari company, semua yang ultah dapet kok kalo yang ini, ga boleh dibuka di kantor, tar aja di rumah di bukanya *padahal udah tahu isinya :D*

Berasa sombong ga sih, smua ditulis disini? but terserahlah ya, penilaian masing2….cuma pengen mengabadikan moment aja…someday, when I read this post, I will remember that I’ve been blessed with many people around who care me so much. And once more Thank God for this one more year, teach me to be better day by day, I just ordinary woman, but I have extra ordinary God

My First Blood Donor ^^

Sesuai judulnya, postingan berisi pengalaman pertama saya jadi pendonor darah *yaoloh , baru pertama kali aja sombong bener :D*

Donor darah

Di company tempat saya bekerja ini, selain kerjaan saya di R&D, saya juga ikutan gabung Tim Sosial, kerjaannya ngurusin event2 sosial company dan juga karyawan, salah satunya Donor Darah.Yang diadakan rutin setahun 3x.
Jadi panitia donor darah udah berapa kali ya? ehm…banyak…lebih dari 5x
Trus udah pernah ikutan donor? Not even once :shy:
Dulu banget sih pernah mo nyoba, tapi gagal. Pernah dua kali gagal, yang pertama karena berat badan ga nyampe 45 kg *itu dulu ya, bajuku dulu tak begini, tapi kini tak cukup lagi #sing*, yang kedua karena kadar kekentalan darah (HB) nya ga nyampe. Setelah 2x gagal itu, saya mengurungkan niat buat nyoba lagi, sebenarnya sih takut juga sama jarum…gedelah itu jarumnya…untuk urusan beginian, memang saya cemen banget, apalagi kalo liat darahnya ngalir2 gitu lewat selang…kalo cara donornya langsung digigit Edward Cullen keknya mau dehhh #ngarepppp :p
Kenapa kali ini ikutan donor darah? Tebak dunk…
Karena jiwa sosial?Nope #nyengir
Karena peduli degan keselamatan jiwa orang lain? Nope #EvilSmirk
Karena banyak yang membutuhkan darah? Nope #MakinNyengirSetan
Ayolah…jangan kasih jawaban yang terlalu sosial gitu…saya kan juga manusia biasa, ada sih jiwa sosialnya…tapi jiwa sosial saya ga mampu mengalahkan rasa takut jarum saya hehehehe…

Buat gaya-gayaan? Nope, saya ga suka show off banyak2…klo dikit sih gpp :p
Males di ceng2in? Hehehhee…akhirnya bener juga jawabannya 🙂 …Yups, ternyata males di ceng2in lebih mampu ngalahin takut jarum dibandingkan jiwa sosial hahahaha….
“Yah, masa kamu doang yang ga donor?”
“Iya neh, jadi panitia biar ga ikutan donor darah”
“Ah…Ester sih mana berani donor”
Aslinya itu becandaan semua, tapi kalo namanya pride udah di toel2…walopun dikit, rasanya seperti ga rela haahaha….
Padahal takut, tapi tetep menuju ruang pemeriksaan *sambil dalam hati ngarep…semoga ga lolos..semoga ga lolos*
Pemeriksaan 1 di cek tekanan darah….Normal
Pemeriksaan 2, cek kadar HB . Disini nih biasanya orang banyak ga lolos *Dalam hati komat-kamit jangan lolos..jangan lolos…#GaNiat* ,
Pemeriksa : 13.5 , pas
Me : Loh, lolos pak?
Pemeriksa : iya…
Me : Yahh *muka lemes*
Pemeriksa : Emang ngarepnya ga lolos?
Me : Hehehe…*muka pucet*

Pas udah disuruh tiduran, udah parno bangetlah…dari yang mikir tar darah susah keluar, nanti pingsan, sakit ditusuk jarum, ngeri liat darah ngalir2 lwat selang..and so on
Udah deg-degan banget, parno tingkat dewa…dan jeng..jeng…saya udah tidur2 lucu di bednya pendonor….tarik napas keluarkan…tarik napas keluarkan… *Kemaren itu emg rasanya lebay gini*
mbaknya udah cari2 pembuluh darah tangan kanan,dan cus….jarum udah masukk…Loh…udah tohhh
Rasanya ga selebay pikiran saya…dipasang selang dan darah2 ngalir juga ga sakit…tapi emg msh ga berani liat selangnya,
But seriously it was not creepy as I thought before, cuma rasa ditusuk jarum pas diawal agak sakit, sisanya ga sakit.
Dan bayangan bakal pingsan , karena darah diambil segalon itu juga ga kejadiann….
Benerlah kata orang, kalo cuma 1% kekhawatiran yang kejadian.
And good newsnya saya bisa melawan monster takut donor darah yang ada di kepala saya walopun alasan awalnya cuma karena males di ceng2in *shy*, dan keknya tar kalo ada donor darah lagi, saya mo ikut lagi *jadi ketagihan*

So buat para reader yang takut donor, trust me…itu cuma ada di kepala kita aja…ga akan seserem itu kok…coba deh.
Buat yang mo donor, jangan lupa perhatikan hal-hal berikut ini
– Keadaan Sehat lahit batin, jiwa raga 😀
– Tidur cukup (6-8 jam)
– Tidak mengkonsumsi obat dalam jangka waktu 3 hari sebelum hari H
– Tidak sedang haid, hamil, menyusui bagi wanita

Selamat Mendonor

Dipilih-Dipilih…#NgeblogLagi

It has been long long time since my last post on this blog…about 5 months I havent written any post here… busy?Not really…I am just lazy 😀

*sekalinya ngepost langsung jadi bule cikarang*
Ga sibuk sih, cuma maless semales malesnya, ga ada ide, sibuk naikin level ingress 😛 …tapi klo ada yg komen tetep dibales kok.
Dan sekarang pengen nulis, tapi ga tahu mo nulis apaan hehehhee…

Baiklah, kemaren sama temen-temen kantor ngobrolin masalah kuliah, temen saya yang satu cerita : “aku dulu pas kuliah di Uni*** aku sering bolos buat les persiapan SPMB, tapi tahun depannya pas nyoba SPMB tetep aja gagal”
temen yang satunya lagi cerita :”aku juga gagal SPMB makanya masuk Pol***”

Tiba-tiba saya nyeletuk..”aku lulus SPMB”
Mereka berdua reflek nengok ke arah saya “masa??dapet mana?”
Me :“informatika IT*”
They:“seriusan???”
 *dengan pandangan seolah-olah tak percaya kalo officematenya ini dulu pernah pinter T.T*
Temen 1: “beneran??kok ga diambil??teknik informatika IT* kan bagus, susah lagi masuknya”
Me :*cengar-cengir bangga *
Temen 2:“seriusan mbak? kok malah milih informatika Telk*m?D3 lagi yang di Telk*m”
Me:“hehee..panjanglah ceritanya…”
Temen 2:“Nyesel ga mbak, ga ngambil IT*?”
Me :*senyum (sok)misterius padahal berasa keselek keyboard denger pertanyaan itu* “hehehhe…not really” *trus balik ke meja*

Kalo sekali lagi boleh ngulang ke masa dulu, pas saya dihadapkan ke 2 pilihan ini D3 Telk*m apa S1 IT*? jurusannya sih sama, Teknik Informatika juga , aku bakal memutuskan apa ya??
D3 Telk*m di Bandung, mahal, nantinya harus lanjut S1, deket sama ortu (ortu di Tangerang)
S1 IT* di surabaya, negri, lumayan murah, ga harus lanjut ekstensi, tapi karena registrasi Telk*m lebih dulu so, uang registrasi cuma bisa bali 50% kalo mo mengundurkan diri.
Hem…ada sedikit rasa nyesel , tapi sedikit kenapa ga ambil IT*…tapi setelah inget2 lagi apa yang saya dapatkan di Telk*m sepertinya saya ga nyesel atas pilihan saya dulu…toh sekarang pun saya sudah mendapatkan gelar ST *walopun butuh effort lebih*
Lebih dari itu, saya banyak diajar di PMK tentang pembentukan karakter, small group yang masih dekat sampai sekarang and so on….
Wah dulu pas masih lulusan SMA saya itu sensitif stadium 4, ga sabaran tingkat dewa, dan minderan level akut dan banyak lagi….but it is changing, bukan berarti langsung jadi angel ya…tapi stadiumnya berkurang, and I love who I am now, but I am still growing up in character to be better day by day.
Saya memilih Telk*m, lalu memilih Sams*ng *dipilih apa memilih ya klo ini :p*..disini saya bertemu dengan teman-teman yang mengenalkan saya tentang dunia luar *dulu ga pernah kepikiran buat jalan2 keluar negri, ato ngebackpacker* dan sekarang saya jadi addict travelling *ini efek baik apa ga ya?@@* and i love it so much 🙂

Yah sekali lagi hidup itu tentang rangkaian pilihan-pilihan sederhana sampai kompleks yang harus ita pilih , yang akan menentukan ke arah mana kita melangkah *supersekali ester ini*

Yeahhh, no matter what we decided in the past , no need to regret it *cause it would not change anything* , we just need to go through it as well as we can

B*tavia Pailit, Bye Padang n Ujung Pandang T.T

Kemaren habis erobik di kantor dikabarin temen
she : “Ter, B*tavia pailit”
me  : “Owh…masa sih” *masih cuek, kecapekan abis ngeluarin keringet seember*
she : “Iya, liat aja berita, mulai hari ini jam 00 ga beroperasi..”
me  : ” Oh..ya..” *masih sambil minum*
she : “Tiket kita hanguss…”
me  : ” Tiket?” *baru ngehhhh…* “APaaahhhhh????, tiket padangku, tiket ujung pandangku” *langsung shock*

Gara-gara B*tavia pailit, jadi merusak mood banget…
Bukan karena saya pegawai B*tavia trus terancam phk, tapi ini masalah 2 tiket saya yang hangus begitu saja #NangisGulingGuling
Aslinya 2 tiket pp itu harganya juga sktr 500rb, tapi ini bukan cuma sekedar tiket , tapi juga tentang resolusi 2013 saya.Kok bisa?
As you know, resolusi saya tahun ini itu ga akan beli tiket buat travelling, tobat mode on ceritanya.Kok tumbenan tobat? so many reasons yang ga bisa disebutin disinilah…intinya ga beli tiket aja.
Tapi untungnya saya masih punya 3 tiket yang beli di tahun lalu…TAPI, ya karena pake pailit2an..dua tiket saya hangus begitu saja padahal berangkatnya tinggal awal Maret dan April loh…aihh, bisa ga ya pailitnya ditunda dulu sampe mei? #ngarep
Say good bye sama Padang dan Ujung Pandang T.T
And now 1 ticket left to light up my year…semoga ga ada apa2 sama airlines yang ini #Aminnnn…..

Sebenarnya ga cuma saya aja sih yang kena imbas kepailitan B*tavia,ada beberapa temen kantor juga, ramean dulu belinya. Ada yang buat travelling, ada yang mo mudik,dan ada juga temen sekantor yang udah beli tiket buat sekeluarga buat acara nikahan keluarga pun terpaksa gigit jari dan kelabakan cari tiket lagi.
No matter lah , kenapa dan bagaimana bisa pailit, tapi yang pasti para konsumennya sangat dirugikan,ga cuma masalah uang tapi juga masalah urgenitas, bayangin aja yang udah nyantai-nyantai nyiapin ini itu karena mo pergi ke acara keluarga serombongan, tiba-tiba dikabarin pailit, gimana ga langsung heboh? kalau beli tiket mendadak kan mahal, mana lagi kalo pas peak,belum lagi available seatnya, trus jadwal terbang yang sesuai kebutuhan kita.

Ya sudahlah ya, udah kejadian…semoga airlines laen tetep baik-baik aja, ga kebayang kan, kalo banyak airlines yang pailit..harga tiket pesawat bakal selangit, dan para traveller irit cuma bisa ngiler doang nahan niat jalan-jalan 😀

Happy New Year 2013

Happy New Year 2013

Berharap setiap doa , resolusi dan perencanaan bisa berjalan dengan sukses

Tahun 2013 pasti lebih baik dari tahun 2012

new year


Selamat Ganti Kalender ya *udah telat, ini udah hari keempat :D*
Temen-temen saya udah pada posting tentang resolusi dan review di tahun 2012, sekarang giliran saya posting tentang resolusi2 saya.

Ga lengkap kayaknya klo ga review tentang 2012..
Yang katanya, mau kiamat di tahun 2012 ternyata batal, atau ditunda atau entahlah…ya Puji Tuhanlah, masih ada kesempatan buat tobat dulu..buat nonton 5 CM dan Habibie Ainun dulu hehehe…
Thanx God banget bisa menyelesaikan dengan baik tahun 2012, to be honest banyak hal yang disyukuri, tapi ga sedikit juga yang harus membuat bantal saya basah tiap malam *bukan ngiler ya ini maksudnya…*
Kalo di gereja kemaren di bilang tahun 2012 itu tahun multiplikasi dan promosi…walopun aku sendiri ga merasakannya, malahan aku merasa tahun 2012 itu jadi tahun pembentukan karakter banget…yang namanya dibentuk itu ga yang seneng2 dan manis2 aja jalannya. Orang kalo mo buat pisau aja, harus dimasukin ke bara api, trus di tempa, dimasukin lagi, tempa lagi..itu berulang2..baru deh besi tadi jadi pisau…
Bagian yang menye2…kayaknya belom tepat kalo diceritain sekarang, someday aja..kalo bagian yang seneng-seneng banyak juga, dari gelar BSc, travelling,temen-temen baru and so on…Yang pasti aku mensyukuri tahun 2012 ini.
Ah ya, koreksi besar di tahun 2012 itu tentang managemen keuangan saya yang porak poranda, saya itu tipe orang yang cukup boros, segan nolak klo ada yang minjem uang, tapi segan nagih juga walopun udah hitungan tahun, nunggu orangnya sendiri yang balikin jadinya ya uang bececeran dimana-mana, saya ini orangnya mupengan, dan ga tahan klo liat promo tiket murah…so ya tabungan yang harusnya udah aman karena di rekening terpisahpun jadi terkikis , well then, it will be my crucial resolution for 2013.

And now..Welcome 2013…

*Percakapan di awal tahun*
me: Happy new year, semoga resolusi2 yang udah terbuat tercapai ya
friend: gue ga pernah buat resolusi Ter, mengalir aja
me: Emang kenapa kok ga buat?
friend: Ya, gue ga mau hidup gue dibatasin resolusi, ya biar aja mengalir. Tar kalo ga kesampean juga malah bikin sakit hati

Okay, tiap orang punya caranya sendiri2 menyambut tahun baru, yang pasti setiap orang pasti berharap lebih baik di tahun yang baru.
Kalo saya, saya termasuk yang suka dengan plan…bukan berarti saya ga fleksibel…tapi setidaknya dengan punya resolusi, itu jadi acuan saya, dan target saya selama setahun ini..yah bisa dibilang sebagai penunjuk arah..mau jalan ke arah mana? kalopun di tengah jalan nanti nemu jalan buntu dan harus berubah haluan, it’s okay..yang penting saya sudah menuju ke arah yang tepat, walopun harus cari alternatif jalan laen karena sekarang stuck di jalan buntu

Kalo di gereja saya, Tahun 2013 adalah Tahun Pemulihan Seutuhnya dan Tuhan akan membawa kita to the next level.Kalo persepsi saya sih ya, tahun ini ga akan tahun yang mudah, yang namanya go to next level itu pasti ga gampang, anak sekolah mau naik kelas ya harus pake ujian, kalo orang sakit dan mau sembuh ya dia harus dirawat, makan obat yang pahit, ga boleh makan ini itu biar cepet sembuh. Nah, ga gampang kan? tapi klo udah berhasil naik kelas atau udah sembuh, ya senengnya luar biasa kan? thats right…

Okay, tentang resolusi , di kantor udah disuruh buat resolusi yang SMART (Spesific, Measurable, Action-Oriented, Realistic, Time Constrained), kan ada tuh temen kantor klo ditanya resolusi mau masuk surga, di komenin sama asmen saya “emang mau mati tahun 2013?” hehehhe…namanya resolusi, bagusnya punya parameter sebagai pengukur keberhasilan.

1. Resolusi Bidang Keuangan
– Buat Catatan Pembukuan Pengeluaran, biar tahu aja, dan bahan evaluasi sebenarnya uangnya itu dipake apa? kalo selama ini kan tiba-tiba uang raib..tapi entah kemana perginya. Sekalian saya udah punya presentase pembagian gaji,yang pasti 10% persepuluhan, ada juga buat senang2, nabung, keluarga , dll…
– Nabung dengan jumlah tertentu perbulannya *jumlahnya rahasia :D*
– Celengan #ThePowerOf20Rb , ini project sama temen kantor saya, jadi setiap kali dapet uang 20rb, dari kembalian belanja, ato darimana aja, kita masukin ke celengan ini
– Ah ini yang penting, tahun ini saya mau “tobat” , saya ga akan beli tiket buat travelling tahun ini. Ga travelling dunk? hoo..tetep travelling dunk…kan resolusinya cuman ga beli tiket, bukan ga jalan2…kok bisa?untungnya masih ada 3 tiket yang saya beli tahun kemaren *evilsmirk*

2. Resolusi Bidang Rohani
– Saya mau menyelesaikan pembacaan alkitab King James version saya selama 1 tahun ini(sampai 31 Des 2013), sehari harus baca 4 pasal.Kalo rajin tiap hari baca, 4 pasal itu ga berat, klo harus ngerapel 2-3 hari itu sama beratnya kayak disuruh ngapalin UU ketenagakerjaan, mana itu bahasa inggris lagi *ya anggep aja persiapan ke eropa #Aminnn #MumpungMimpiMasihGratis*
– Mau serius melayani di ibadah raya
Emang kemaren ga melayani? Melayani sih, yang konsisten itu ya palingan di Cool,klo di ibadah raya, masih bisa dibilang “semau gue”. Tahun ini mau berubahlah, serius melayani di divisi multimedia gereja.Parameternya apa? ya masukin nama di jadwal pelayanan multimedia, biar terikat dan lebih berkomitmen.
– Minimal 4x KTB dalam setahun
Sbagai koordinator KTB, yang anggotanya super sibuk, bisa aja tuh dalam setahun kita cuma 3x KTB an, ato ketemu nya itu 5 bulan sekali heheheh…ga bisa dipaksain juga sih,ngumpulin 7 orang super sibuk itu ga gampang, tapi ya sesuai kesepakatan kalo 4 orang udah bisa, KTB tetep jalan. KTB ga harus selalu PA kok, bisa juga sharing hidup, jalan bareng, dan buat saya KTB ini besar banget manfaatnya, komunitas itu akan memagari kita dari hal-hal ga bener.

3. Resolusi Untuk Keluarga
– Seperti yang saya tulis, di #10ThingBefore30 saya,tentang renovasi rumah ortu,  udah persiapan buat renov awal tahun ini *hosh…hosh..harus banyak2 overtime :D* semoga semua tercukupi

4. Resolusi Kesehatan
– Saya ini ga suka banget sama yang namanya olahraga, lebih mending ketak-ketik depan laptop daripada lari2 keringatan..tapi ya olahrga itu bagus.Beberapa minggu kemaren udah di jalanin, tiap sabtu pagi jogging, ya resolusinya berenang/jogging seminggu sekali

5. Resolusi Pengembangan Diri
– Saya sanagat suka baca, tapi akhir2 ini keinginan buat baca itu tiba-tiba menyublim,dan mau dimulai lagi. Targetnya masih sama kayak tahun lalu 1 bulan 1 buku, bisa buku apa aja, novel, buku rohani, buku psikologi

Kayaknya ini aja udah banyak, dan butuh effort to the max buat mewujudkannya…
Tapi saya masih punya banyak cadangan resolusi, klo yang ini bisa beres dan konsisten bisa nambah resolusi dari #10ThingBefore30 saya, seperti S2, jadi dosen dll…pengennya kesampean juga tahun ini, tapi prioritasnya masih dibawah, ya klo kesampean tahun ini puji Tuhan, klo pun ga, ya tetep puji Tuhan…*holy banget ga seh? :p*

Hal tersulit jalanin resolusi itu bukan masalah resolusinya tapi masalah ke konsistenannya, biasanya di bulan2 awal itu semangat 45 banget, tapi masuk bulan ke empat dan selanjutnya tiba2 semangatnya itu udah kayak hidup segan mati pun tak mau…sisanya jadi wacanawati deh.
But, harus tetap optimis jalanin tahun yang baru ini…siapin tas ranselmu, isi dengan bekal2 yang penting, tinggalin aja hal2 masa lalu yang udah ga guna, biar ga memperberat bawaanmu…jangan lupa doa dan bersyukurnya tetap ada di kantong ranselmu..and Here we go..Siap menjalani 2013 🙂

*Mengutip dari bukunya 5CM nya Donny Dirgantoro*


Miliki kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja. Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya. Serta mulut yang akan selalu berdoa.