Be Brave Face The Life

Ada sebuah berita, ada seorang pemuda yang karena ditolak cintanya, dia mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api yang lagi lewat.
Komen dari beberapa temen yang baca berita itu “gila berani banget bunuh diri pake cara itu, kan sakit”

Sebenarnya miris sih dengarnya, tapi to be honest, kadang dalam state tertetu kehidupan saya, saya pernah berpikir Menghadapi hidup itu lebih berat dibandingkan menghadapi kematian *berasa udah pernah mati aja,* perlu keberanian dan ketangguhan.
Beberapa tahun yang lalu di jejaring sosial saya pernah menulis “Bahkan sengat maut pun tak cukup ampuh untuk menandingi sengatannya”
Yups…waktu itu saya dalam fase zero position dalam hidup saya, dan I really2 meant this quote, “perasaan lonely and no hope “ sengatannya ternyata lebih mematikan, dan ga ada obat yang paling ampuh selain TRUE HOPE.
Tepatnya udah agak lupa, but sleepless night and tears droped became my best friend at that time And I need some years to recover and heal.
I think that my worst condition, I have no experienced to manage broken heart matter before, so it hited me very hardly.

images

Dalam kondisi itu, kalo di analisis ada 3 stage sampe akhirnya bener2 recover, and it needs time and patience.

1. Fase Denial

I exactly remember this feeling, when we decided to broke up, and we ended up our phone conversation * yeah..unlucky me, we did it by phone*. Abis itu cuma diam, hening…ga ada perasaan sedih, pengen nangis ato perasaan marah…sama sekali ga ada…bener2 no feeling.

Dan saya pun telpon temen saya…”aku kok ga tahu mo ngerasain apa ya?jadi takut sendiri”, dan temen saya ini bilang “Masih shock dan deny the truth kali…jalani aja”, dan sehabis nelpon itu ya tetep no feeling, cuman mo tidur itu ga bisa, kalo pun bisa kebangun2 terus, dan paginya berpikir ” Oh ternyata semalam mimpi buruk”.
Cara denialnya tiap orang beda-beda, ada yang seperti saya tadi…ada yang kayak temen saya, dia tetep biasa aja ke pacarnya, berasa ga putus, ada juga yang acting like nothing happen.
Waktu yang kita butuhkan buat denial ini beda-beda, tergantung tipe orangnya dan how important this thing to her/him.

Semakin cepet kita selesai dari tahap denial, semakin cepet juga kita ke next state and it means makin cepet recoverynya.

2. Fase Admit and Vulnerable

Baru setelah beberapa hari masa denial saya, saya nyadari dan mengakui kalo emg ini tuh happen, not only in my dream, dan dari situlahh tiba2 ada butterfly effect di perut, trus ada rasa nyeri yang sakit banget di hati,and ada something missing…kosoglahh dan dimulailah fase nangis2, gloomy day itu…yahhh kalo dikumpulin keknya udah banjir ini kosan.
Kalo buat saya, yaudah mau nangis ya nangis aja…toh itu sangat melegakan palingan bengkak2 matanya besok. Masa2 sleepless night, masa2nya bowed down to pray but you cant even said a single word and tears just fell down, looked like no hope, self pity, and like I owned all the world problem, and my confidence suddenly gone.

Saya tetep melakukan semua kerjaan saya di kantor seperti biasa, ato aktivitas saya yang lain, tapi ya kayak robot, no soul inside.
Dan ditambah lagi saya ini good drama player, layak dapat oscar karena acting saya yang luar biasa, jadi ga banyak orang yang nyadar apa yang saya rasakan, tetep kliatan happy senyum-senyum every where, padahal deep down in my heart it was really2 pain, yah paling orang-orang terdekat aja yang tahu.

Di tahap inilahh quote2 saya itu keluar, and I really2 meant it.
Saya itu punya maag, selama ini kambuhnya juarang bangetttt….tapi klo udah ngomongin hati, and broken heart langsung lah tertrigger, dan ga tanggung2…ga cuman ga doyan makan dan perih, tapi juga muntah2…apa yang masuk itu yang kluar…dan berat badan saya anjlok drastis.
Udah hati sakit, badan pun sakit…dan makin berat strugglingnya
Dukungan dan carenya temen-temen, komunitas itu sangat…sangat membantu, and be patience with yourself, dan the most important itu keep believe in God, keep believe that God love you and prepared the best things to you, and there is a hope for you.
Udah lupaa…berapa lama saya di tahap ini, tapi cukup lamalah…dalam hitungan bulan.

3. Fase Recovery
And then masa2 vulnerable selesai….walopun masih sedih, masih sakit hati but udah ada keinginan buat move on.
Pas itu seh kebetulan saya kenal dunia travelling dan temen2 yang easy going, and its so helpful. Jadi ya ga begitu berasa, soalnya kita sering travelling kemana2, ga sempet lagi mikirin yang begituan. Travelling yang awalnya dipake buat move on, jadi keterusan jadi hobby hehhehehe….
Masa recovery ini bukan berarti masa bebas air mata ya…ada2 waktu tertentu kita juga menye2 kok, misal pas lagi PMS, pas tiba2 liat sesuatu yang remind it to him and so on. But be patience with your self , surrender to God and times will help you to heal and recover.

Yupss…baru bisa share kejadian beberapa tahun lalu disini, yah buat menyemangati diri sendiri…kalo saya sudah pernah melewati masa sangat berat itu dan saya berhasil keluar hidup2 :p , and if someday i face another hurtful time, it doesnt mean that I am imune but I know i can manage it better and I still believe that it shall pass.

Advertisements

Dipilih-Dipilih…#NgeblogLagi

It has been long long time since my last post on this blog…about 5 months I havent written any post here… busy?Not really…I am just lazy 😀

*sekalinya ngepost langsung jadi bule cikarang*
Ga sibuk sih, cuma maless semales malesnya, ga ada ide, sibuk naikin level ingress 😛 …tapi klo ada yg komen tetep dibales kok.
Dan sekarang pengen nulis, tapi ga tahu mo nulis apaan hehehhee…

Baiklah, kemaren sama temen-temen kantor ngobrolin masalah kuliah, temen saya yang satu cerita : “aku dulu pas kuliah di Uni*** aku sering bolos buat les persiapan SPMB, tapi tahun depannya pas nyoba SPMB tetep aja gagal”
temen yang satunya lagi cerita :”aku juga gagal SPMB makanya masuk Pol***”

Tiba-tiba saya nyeletuk..”aku lulus SPMB”
Mereka berdua reflek nengok ke arah saya “masa??dapet mana?”
Me :“informatika IT*”
They:“seriusan???”
 *dengan pandangan seolah-olah tak percaya kalo officematenya ini dulu pernah pinter T.T*
Temen 1: “beneran??kok ga diambil??teknik informatika IT* kan bagus, susah lagi masuknya”
Me :*cengar-cengir bangga *
Temen 2:“seriusan mbak? kok malah milih informatika Telk*m?D3 lagi yang di Telk*m”
Me:“hehee..panjanglah ceritanya…”
Temen 2:“Nyesel ga mbak, ga ngambil IT*?”
Me :*senyum (sok)misterius padahal berasa keselek keyboard denger pertanyaan itu* “hehehhe…not really” *trus balik ke meja*

Kalo sekali lagi boleh ngulang ke masa dulu, pas saya dihadapkan ke 2 pilihan ini D3 Telk*m apa S1 IT*? jurusannya sih sama, Teknik Informatika juga , aku bakal memutuskan apa ya??
D3 Telk*m di Bandung, mahal, nantinya harus lanjut S1, deket sama ortu (ortu di Tangerang)
S1 IT* di surabaya, negri, lumayan murah, ga harus lanjut ekstensi, tapi karena registrasi Telk*m lebih dulu so, uang registrasi cuma bisa bali 50% kalo mo mengundurkan diri.
Hem…ada sedikit rasa nyesel , tapi sedikit kenapa ga ambil IT*…tapi setelah inget2 lagi apa yang saya dapatkan di Telk*m sepertinya saya ga nyesel atas pilihan saya dulu…toh sekarang pun saya sudah mendapatkan gelar ST *walopun butuh effort lebih*
Lebih dari itu, saya banyak diajar di PMK tentang pembentukan karakter, small group yang masih dekat sampai sekarang and so on….
Wah dulu pas masih lulusan SMA saya itu sensitif stadium 4, ga sabaran tingkat dewa, dan minderan level akut dan banyak lagi….but it is changing, bukan berarti langsung jadi angel ya…tapi stadiumnya berkurang, and I love who I am now, but I am still growing up in character to be better day by day.
Saya memilih Telk*m, lalu memilih Sams*ng *dipilih apa memilih ya klo ini :p*..disini saya bertemu dengan teman-teman yang mengenalkan saya tentang dunia luar *dulu ga pernah kepikiran buat jalan2 keluar negri, ato ngebackpacker* dan sekarang saya jadi addict travelling *ini efek baik apa ga ya?@@* and i love it so much 🙂

Yah sekali lagi hidup itu tentang rangkaian pilihan-pilihan sederhana sampai kompleks yang harus ita pilih , yang akan menentukan ke arah mana kita melangkah *supersekali ester ini*

Yeahhh, no matter what we decided in the past , no need to regret it *cause it would not change anything* , we just need to go through it as well as we can

Happy New Year 2013

Happy New Year 2013

Berharap setiap doa , resolusi dan perencanaan bisa berjalan dengan sukses

Tahun 2013 pasti lebih baik dari tahun 2012

new year


Selamat Ganti Kalender ya *udah telat, ini udah hari keempat :D*
Temen-temen saya udah pada posting tentang resolusi dan review di tahun 2012, sekarang giliran saya posting tentang resolusi2 saya.

Ga lengkap kayaknya klo ga review tentang 2012..
Yang katanya, mau kiamat di tahun 2012 ternyata batal, atau ditunda atau entahlah…ya Puji Tuhanlah, masih ada kesempatan buat tobat dulu..buat nonton 5 CM dan Habibie Ainun dulu hehehe…
Thanx God banget bisa menyelesaikan dengan baik tahun 2012, to be honest banyak hal yang disyukuri, tapi ga sedikit juga yang harus membuat bantal saya basah tiap malam *bukan ngiler ya ini maksudnya…*
Kalo di gereja kemaren di bilang tahun 2012 itu tahun multiplikasi dan promosi…walopun aku sendiri ga merasakannya, malahan aku merasa tahun 2012 itu jadi tahun pembentukan karakter banget…yang namanya dibentuk itu ga yang seneng2 dan manis2 aja jalannya. Orang kalo mo buat pisau aja, harus dimasukin ke bara api, trus di tempa, dimasukin lagi, tempa lagi..itu berulang2..baru deh besi tadi jadi pisau…
Bagian yang menye2…kayaknya belom tepat kalo diceritain sekarang, someday aja..kalo bagian yang seneng-seneng banyak juga, dari gelar BSc, travelling,temen-temen baru and so on…Yang pasti aku mensyukuri tahun 2012 ini.
Ah ya, koreksi besar di tahun 2012 itu tentang managemen keuangan saya yang porak poranda, saya itu tipe orang yang cukup boros, segan nolak klo ada yang minjem uang, tapi segan nagih juga walopun udah hitungan tahun, nunggu orangnya sendiri yang balikin jadinya ya uang bececeran dimana-mana, saya ini orangnya mupengan, dan ga tahan klo liat promo tiket murah…so ya tabungan yang harusnya udah aman karena di rekening terpisahpun jadi terkikis , well then, it will be my crucial resolution for 2013.

And now..Welcome 2013…

*Percakapan di awal tahun*
me: Happy new year, semoga resolusi2 yang udah terbuat tercapai ya
friend: gue ga pernah buat resolusi Ter, mengalir aja
me: Emang kenapa kok ga buat?
friend: Ya, gue ga mau hidup gue dibatasin resolusi, ya biar aja mengalir. Tar kalo ga kesampean juga malah bikin sakit hati

Okay, tiap orang punya caranya sendiri2 menyambut tahun baru, yang pasti setiap orang pasti berharap lebih baik di tahun yang baru.
Kalo saya, saya termasuk yang suka dengan plan…bukan berarti saya ga fleksibel…tapi setidaknya dengan punya resolusi, itu jadi acuan saya, dan target saya selama setahun ini..yah bisa dibilang sebagai penunjuk arah..mau jalan ke arah mana? kalopun di tengah jalan nanti nemu jalan buntu dan harus berubah haluan, it’s okay..yang penting saya sudah menuju ke arah yang tepat, walopun harus cari alternatif jalan laen karena sekarang stuck di jalan buntu

Kalo di gereja saya, Tahun 2013 adalah Tahun Pemulihan Seutuhnya dan Tuhan akan membawa kita to the next level.Kalo persepsi saya sih ya, tahun ini ga akan tahun yang mudah, yang namanya go to next level itu pasti ga gampang, anak sekolah mau naik kelas ya harus pake ujian, kalo orang sakit dan mau sembuh ya dia harus dirawat, makan obat yang pahit, ga boleh makan ini itu biar cepet sembuh. Nah, ga gampang kan? tapi klo udah berhasil naik kelas atau udah sembuh, ya senengnya luar biasa kan? thats right…

Okay, tentang resolusi , di kantor udah disuruh buat resolusi yang SMART (Spesific, Measurable, Action-Oriented, Realistic, Time Constrained), kan ada tuh temen kantor klo ditanya resolusi mau masuk surga, di komenin sama asmen saya “emang mau mati tahun 2013?” hehehhe…namanya resolusi, bagusnya punya parameter sebagai pengukur keberhasilan.

1. Resolusi Bidang Keuangan
– Buat Catatan Pembukuan Pengeluaran, biar tahu aja, dan bahan evaluasi sebenarnya uangnya itu dipake apa? kalo selama ini kan tiba-tiba uang raib..tapi entah kemana perginya. Sekalian saya udah punya presentase pembagian gaji,yang pasti 10% persepuluhan, ada juga buat senang2, nabung, keluarga , dll…
– Nabung dengan jumlah tertentu perbulannya *jumlahnya rahasia :D*
– Celengan #ThePowerOf20Rb , ini project sama temen kantor saya, jadi setiap kali dapet uang 20rb, dari kembalian belanja, ato darimana aja, kita masukin ke celengan ini
– Ah ini yang penting, tahun ini saya mau “tobat” , saya ga akan beli tiket buat travelling tahun ini. Ga travelling dunk? hoo..tetep travelling dunk…kan resolusinya cuman ga beli tiket, bukan ga jalan2…kok bisa?untungnya masih ada 3 tiket yang saya beli tahun kemaren *evilsmirk*

2. Resolusi Bidang Rohani
– Saya mau menyelesaikan pembacaan alkitab King James version saya selama 1 tahun ini(sampai 31 Des 2013), sehari harus baca 4 pasal.Kalo rajin tiap hari baca, 4 pasal itu ga berat, klo harus ngerapel 2-3 hari itu sama beratnya kayak disuruh ngapalin UU ketenagakerjaan, mana itu bahasa inggris lagi *ya anggep aja persiapan ke eropa #Aminnn #MumpungMimpiMasihGratis*
– Mau serius melayani di ibadah raya
Emang kemaren ga melayani? Melayani sih, yang konsisten itu ya palingan di Cool,klo di ibadah raya, masih bisa dibilang “semau gue”. Tahun ini mau berubahlah, serius melayani di divisi multimedia gereja.Parameternya apa? ya masukin nama di jadwal pelayanan multimedia, biar terikat dan lebih berkomitmen.
– Minimal 4x KTB dalam setahun
Sbagai koordinator KTB, yang anggotanya super sibuk, bisa aja tuh dalam setahun kita cuma 3x KTB an, ato ketemu nya itu 5 bulan sekali heheheh…ga bisa dipaksain juga sih,ngumpulin 7 orang super sibuk itu ga gampang, tapi ya sesuai kesepakatan kalo 4 orang udah bisa, KTB tetep jalan. KTB ga harus selalu PA kok, bisa juga sharing hidup, jalan bareng, dan buat saya KTB ini besar banget manfaatnya, komunitas itu akan memagari kita dari hal-hal ga bener.

3. Resolusi Untuk Keluarga
– Seperti yang saya tulis, di #10ThingBefore30 saya,tentang renovasi rumah ortu,  udah persiapan buat renov awal tahun ini *hosh…hosh..harus banyak2 overtime :D* semoga semua tercukupi

4. Resolusi Kesehatan
– Saya ini ga suka banget sama yang namanya olahraga, lebih mending ketak-ketik depan laptop daripada lari2 keringatan..tapi ya olahrga itu bagus.Beberapa minggu kemaren udah di jalanin, tiap sabtu pagi jogging, ya resolusinya berenang/jogging seminggu sekali

5. Resolusi Pengembangan Diri
– Saya sanagat suka baca, tapi akhir2 ini keinginan buat baca itu tiba-tiba menyublim,dan mau dimulai lagi. Targetnya masih sama kayak tahun lalu 1 bulan 1 buku, bisa buku apa aja, novel, buku rohani, buku psikologi

Kayaknya ini aja udah banyak, dan butuh effort to the max buat mewujudkannya…
Tapi saya masih punya banyak cadangan resolusi, klo yang ini bisa beres dan konsisten bisa nambah resolusi dari #10ThingBefore30 saya, seperti S2, jadi dosen dll…pengennya kesampean juga tahun ini, tapi prioritasnya masih dibawah, ya klo kesampean tahun ini puji Tuhan, klo pun ga, ya tetep puji Tuhan…*holy banget ga seh? :p*

Hal tersulit jalanin resolusi itu bukan masalah resolusinya tapi masalah ke konsistenannya, biasanya di bulan2 awal itu semangat 45 banget, tapi masuk bulan ke empat dan selanjutnya tiba2 semangatnya itu udah kayak hidup segan mati pun tak mau…sisanya jadi wacanawati deh.
But, harus tetap optimis jalanin tahun yang baru ini…siapin tas ranselmu, isi dengan bekal2 yang penting, tinggalin aja hal2 masa lalu yang udah ga guna, biar ga memperberat bawaanmu…jangan lupa doa dan bersyukurnya tetap ada di kantong ranselmu..and Here we go..Siap menjalani 2013 🙂

*Mengutip dari bukunya 5CM nya Donny Dirgantoro*


Miliki kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas. Lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja. Dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya. Serta mulut yang akan selalu berdoa.

Jarak Aman #ObrolanPentingPagiHari ^^

Diawali dengan obrolan pagi saya dengan seorang temen kuliah dulu di Bandung yang sekarang lagi di Kupang… emg kebetulan kita sering share tentang hal2 yang kadang mungkin orang pikir apaan seh obrolannya ga penting banget :D, ya tapi gitulah kami…
Tentunya ga obrolan face to face, tapi by watsap.

me : Gimana seh , seseorang itu dikatakan dekat, ato berteman dekat?
she :Kalau kita bisa bersikap normal ke dia, tanpa harus memakai topeng dan dia mengerti itu

Dari situ obrolah jadi berkembang… *bukan percapakan detail ya, tapi garis besarnya, pasti ada dunk yang perlu di sensor2 :D*

me : Kalo berteman baik dengan lawan jenis, tapi yang udah inrelationship li *opss..jadi ketahuan, klo ini obrolan sama uli*, sejauh mana batasnya?

uli :Kalo masih berteman ya berteman aja, aku menganut prinsip kalo ga ada pernyataan jelas berarti tetap teman

me :Kadang suka parno sendiri, harus membatasi diri buat berteman sedekat apa, mungkin karena bad experience yang lalu kali yah

uli :Nah , kalo chat aku sih membatasi arah pembicaraan yang hubungannya dengan relasi dia dengan ceweknya *ga ikut campur urusan intern mereka*
Kalo dari cara kita ngobrol menyatakan kita cuma ingin berteman ya mereka ga bisa bilang apa2 juga.
Kita kan berkomitmen akan berteman baik dengan semua orang, terserah tanggapan mereka

me : Kalo aku ngelihatnya, dari sisi pasangan temen kita itu li, gimana rasanya dia kalo pasangannya terlalu dekat sama temennya/sahabatnya, apalagi cwek?

uli : Ooooo….kalo gitu ada 2 hal : jangan berteman ato sekalian berteman dengan pacarnya juga :))

me : Huakakaka…ga terlalu ekstrim itu li?

uli: Hahahhahah….Soalnya kadang cwek bawaannya suka berpikiran berlebihan, apalagi kalo sahabat pacarnya itu cwek *soalnya aku cwek jg, jadi tahu rasanya*

me: Wadeuh..ga ada standartnya aja ya? mis ga usah tiap hari chat gitu?

uli : Ga ada standart baku yang jelas Ter, soalnya tiap orang beda-beda. Mis dia chat tiap hari dengamu karena dia mau bunuh diri, dan cweknya ga pernah mau dengerin dia…nah bakal lain kan ceritanya? itu contoh ekstrim ya..

me: Huahhh…ngeri contohnya… iya seh…

uli : Yang penting kita bersikap baik ke semua orang, tapi bukan TP2(Tebar Pesona) ya

me : Hehehe…yupss

uli: aku masih sering chatingan kok sama temenku yang udah inrelationship, bukan aku ga mikirin pasangannya ya, cuma kan sebelum dia punya pacar juga aku temanan sama dia, yah aku akan bersikap sama seperti itu, tapi beda loh ya kalo kasusnya dia sudah menikah

me: pasang standart yang beda ya, berdasarkan status orang hahahha….

uli : Tapi kalo aku mulai bergantung dengan hubungan pertemanan, apalagi cowok yang udah inrelationship, biasanya aku menjauh untuk sementara waktu

me: tahunya udah bergantung apa ga?

uli : klo misalnya mereka ga ngechat satu minggu, apa yang kamu pikirkan?

me: ehm…ada yang biasa aja, ada juga yang berasa aneh..soalnya kan kadang ada temen2 ngobrol yang bisa bikin kita cheer up gitu

uli : Nah, itu dia…pertemanan cewek dan cowok (apalagi ada yang udah inrelationship) itu perlu ada kalibrasi rasa menurutku ahahhaha…

me: kalibrasi???huakakakka……. =))

uli : iya Ter, supaya ga ada ketergantungan. Jadi kalo mulai ada ketergantungan ato rasa aneh, perlu waktu buat menjauh sementara waktu, sampai rasa itu hilang…ga mau kan pertemanan yang udah dijalin lama jadi rusak karena salah satu ada rasa, ga mau juga kan nyakitin pasangannya

me: yupss…Eh tapi li, dengan berteman tetap dekat gitu, sering ngobrol, trus ngerasa comfort jadi “kesempatan” buat keduanya punya rasa? klo kata bang napi kan kejahatan terjadi bukan karena niat pelaku, tapi juga ada kesempatan?

uli: Yah, bagian kita ya memanage diri kita sendiri, klo yang itu urusan dia memanage dirinya sendiri. Kita yang tahu batasnya dimana…kita ga bisa ngatur orang lain…

me: Iya seh, tiap orang beda2…klo sama yang ini, sebatas ini okay, klo sama yang itu jangan…Intinya, yang tahu motivasi dan rasa yang kita rasain saat berteman ya cuma kita sendiri…batasanya juga kita sendiri yang tahu, perlu dua orang yang dewasa buat memulai persahabatan cewek dan cowok, apalagi klo salah satu ato dua2nya udah inrelationship. Nikmati aja persahabatannya but keep draw the line

Hahahha….ga tahu lagi kena virus apa, pagi2 udah bahas topik berat gini..
Tapi itu bahasan yang membangun dan menyegarkan… 🙂
Anyway…Have a safe flight to Balikpapan li, jangan lupa oleh-oleh :p

10 things before 30

Udah lama banget ga nulis karena berbagai alasan, internal dan eksternal…dari kerjaan sampe inet kosan mati *ampe sekarang juga ga idup2*, dari ga mood sampe ga ada waktu :p *super busy mode on*
Wokei, dapat tantangan dari temen saya, buat nulis 10 things before 30, intinya apa yang pengen dicapai sebelum berusia 30 tahun.

Umur saya sekarang 26 tahun 3 bulan, so masih ada waktu 3 tahun 9 bulan buat mewujudkan:

1. Punya Gelar Master
Pengen banget lanjut S2, tapi belom tahu dimana dan kapan, biayanya mahal bener T.T , berharap aja sebelum berusia 30 tahun sudah menyandang gelar MT di belakang nama, entah by scholarship atopun bayar sendiri.Harapan yang ini itu related sama harapan no 2

2. Pengen Jadi Dosen
Entah datangnya darimana dan sejak kapan, tapi pengen banget ngajar, sharing knowledge, sharing pengalaman hidup…pengennya jadi dosen ya, bukan guru, apalagi guru SD *berat, udah pernah ngajar anak SD…tar di share cerita ngajar anak SD yang penuh peluh dan makan ati di next post >,<*

3. Getting Married
Sebelum 30 pengennya udah menikah…masalah sapa , kapan dan dimana, itu Tuhan yang tahu :p *no offense*

4. Renovasi rumah ortu di Solo
Rumahnya itu udah pecah2 dindingnya…efek tekstur tanah dan gempa yang dulu pernah kejadian dari 2004, sekarang makin gede, dan belom sempet di benerin, karena ortu fokus bayarin saya dan adek saya kuliah, jadi ya dicuekin gitu.

5. Pengen Travelling ke Eropa
Ga tahu kenapa, benua yang bikin saya penasaran itu Eropa,dari kisah2 mitosnya, penemu2 hebat, orang2 besar, penghargaan terhadap seni…pengen mengunjungi negri yang pernah jadi tahtanya Hitler, megahnya Eiffel, dan romantisnya Venice,eh ya…tambahan mengunjungi Edensor di UK

6. Pengen Bisa Maen Gitar
Udah dari 1 tahun yang lalu punya gitar, tapi cuman bisa berisikan tetangga kosan sama genjrang genjreng yang bikin kuping gatel, keknya mereka pada naikin volume tv klo saya mulai genjrang genjreng :p *maap tetangga2 kamar, namanya juga usaha*

7.Selesai baca alkitab KJV(King James Version)
Kalo alkitab bahasa Indonesia, udah pernah abis baca, tapi lompat-lompat gitu, ga urut, itu juga butuh waktu sekian tahun…efek malas. Kemaren pas ultah ke 26 dapet kado *tepatnya request kado* dari Kleirme *nama Kelompok kecil saya: kak addrib, shinta, ezra* alkitab bahasa Inggris yang King James version, pengen selesai baca itu, sekalian improve english dan proyek ketaatan.

8. Pengen punya usaha sendiri
Menurut saya, punya usaha sendiri itu enak,walopun resikonya ga kecil juga ya. Kalo punya usaha sendiri, bisa fleksibel sama pengaturan waktu.Setelah pengalaman kerja sekian tahun masuk jam 8 pulang jam 5, seringnya lembur sampe malam, jadi berasa kurang fleksibel klo kerja kantoran, waktu abis di kantor doang, pulang itu tinggal sisa2 tenaga doang, udah deh capek..trus tidur.Pengen punya waktu yang valuable, ga hanya tentang office aja. *Usaha apa ya kira2?#think*

9. Pengen bisa masak
Resolusi ini itu udah di masukan list resoluiso dari masa ke masa, tapi ga kesampean juga, masih jadi hoax sampe sekarang :shy: . Pengen bisa masak makanan enak, yang ga bikin sakit perut dan sehat tentunya 🙂

10. Jalan-jalan bareng keluarga lengkap
Ya karena keluarga saya sekarang terpencar-pencar, saya di Cikarang, ortu kadang di Solo kadang di Tangerang, adik kuliah di Jogja. Ya jarang ngumpul barengan semua, palingan ya pas Natal, Lebaran, dan event2 keluarga, itu juga jarang banget bisa jalan-jalan bareng cos pas adik saya libur lama di Natal, saya cuma libur bentar, pas saya libur lebaran lama, adik saya cuma libur bentar, maklum univ kristen. Klo ortu fleksible soalnya usaha sendiri.

Itu seh yang terpikir sekarang klo ditanya 10 things before 30, sepertinya bakal berubah seiring tambah usia.

Those are mine…
What are your 10 things before 30??

Thank You My Lord

Memasuki usia 26, rasanya kok biasa aja, beda sama tahun kemaren pas udah mau seperempat abad.
Dulu itu rasanya deg-degan banget *lil lebay*.karena udah lebih dewasa keknya 😀

Waktu keknya cepet banget ya, masih inget banget ultah tahun lalu itu dikasih suprise di kantin kantor dan dapet kado sendal berheel 5cm…sendalnya aja baru dipake beberapa kali, eh udah setahun ternyata…ga kerasa.

Pencapaian untuk diri sendiri selama 1 tahun (11 juli 2011-11 juli 2012):
– Akhirnya lulus S1 *it’s my biggest achievement*
– Masuk top 30 blog competition, Selangor, Malaysia.*mayan,jalan2 elit gratisan*
– Bisa travelling ke luar negri (Selangor,Macau, Hongkong)dan dalam negri( bali, lombok, kiluan, jogja)
– Bisa nebeng terbitin tulisan di “Nostalgia SMA” dan “kisah Hujan” by nulisbuku.com
– dikasih kesempatan ganti status:D
Harapan standart orang yang ultah, pasti berharap lebih baik lagi di usia yang baru dan lebih dewasa,mampu memenuhi pundi-pundi rasa syukur, sehingga dalam setiap keadaan saya tidak kehilangan rasa beryukur.
Selain menyelesaikan resolusi awal tahun kemaren, mau nambah :
– improve english skill
– Bisa berenang
Semoga aja ga wacana hihihihi…ah tambah lagi deh…penting banget ini..Menghilangkan kewacanaan :D, brave enough to make it up.

Happy 26th b’day for my self 🙂
Thank God for everything..buat kejutan paginya, buat ucapan2 dan doa dari temen2 juga ^^

Nostalgia sama salah satu lagu yang jadi favorit saya di PMK dulu…judulnya Thanx You My Lord… Ucapan syukur buat tiap hal, besar ataupun kecil.

*ga nemu versi yang lebih clear *

Thank you my Lord
For a beautiful day
Thank you my Lord
I’m so happy to say
Thank you my Lord
For the flowers that grow
There would be nothing I know
Without You

Thank you my Lord
For the sun in the sky
Thank you my Lord
I’m so grateful that I
Thank you my Lord
For the rivers that flow
There would be nothing I know
Without You

For all the music
And the songs that we sing
For all the laughter
And the joy that You bring
Thank you my Lord
I have nothing to fear
As long as I have You here
Beside me

Thank you my Lord
For the birds in the trees
Thank you my Lord
I am down on my knees
Thank you my Lord
For the rain and the snow
There would nothing I know
Without You

For all the mountains
That You give us to climb
For all the valleys
Yeah I say one more time
Thank you my Lord
I have nothing to fear
As long as I have You here
Beside me

As long as I have You here
Beside me

Tribute to Damar Ferryson

Rasanya ga lengkap, klo di blog ini ga ada postingan mengenai orang-orang yang punya andil besar buat hidup saya.

Postingan kali ini tribute buat seseorang kakak yang punya andil besar buat hidup saya, tenang aja, dia ga akan ngakak2 ato geer karena baca postingan ini. Karena dia ga akan pernah baca postingan ini, coz 27 April 2012 kemaren, Tuhan telah memanggil dia pulang T.T

Pertama kali kenal, pas Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMU Negeri 1 Sukoharjo *Seseorang tiba-tiba masuk ke kelas, sambil lari-lari kecil*
“Selamat Pagi adik-adik…”, dia menyapa dengan senyuman lebar “Pagi..”
“Perkenalkan nama saya Damar Ferryson, saya BPH *Badan Pengurus harian* OSIS, saya mau mengumumkan….”


Selama MOS 1 minggu lamanya, he is the most charming senior. Pas yang lain Jumatan, kita yang Kristen ngumpul-ngumpul…salah satunya mas Damar.
Pas di hari terakhir MOS, kita disuruh buat dua kado, untuk dikasih ke 2 orang senior yang paling disuka.Seinget saya, saya kasih 1 kado buat wali MOS saya, dan satu lagi buat mas Damar 😀


Dia seorang yang sangat aktif, sapa sih yang ga kenal mas Damar, dari guru sampe murid juga kenal. wakil ketua OSIS, pinter, handsome *ini relatif ding :D*,pinter maen musik,really-really charming, and he is so lovable.
Ga butuh waktu lama buat suka dengan kepribadiannya, ga sulit buat ngobrol-ngobrol sama dia, sangat mudah buat percaya dan curhat- curhatan sama dia.


me: ” Mas, namamu kok aneh seh, ferryson, artinya apaan?”
damar: “damar itu ya kayu damar yang wangi, ferry itu sangat, son itu anak hahahha….”
me: “ah ga mungkin..masa udah sok bule gitu namanya…”
damar:”ahahaha…ga ding, ferry itu diambil dari February, Son itu singkatan dari Selasa Pon, hari lahirku…Jadi Damar yang lahir di bulan February Selasa Pon”
me:”Ahahahhaha…..ngakunya bule banget….ternyata Jawa banget :D”

Damar Ferryson, Isnt't he so cute?? ^^

Damar Ferryson, Isnt’t he so cute?? ^^ *diambil dari FB nya mas Damar*


Walopun cuma bareng 1 tahun di SMA, tapi setelah dia lulus dan kuliah di Semarang dia masih sering ke SMA, buat sekedar sharing-sharing, kirim-kirim kartu natal, bantuin acara retreat sekolah dan masih datang ke ekskul SAC (Smansa Art Community).


Sampe akhirnya aku kuliah, dan kerja, masih sering kontak2an,sms apa chating2an. Dari mulai cerita travelling, cerita temen-temen SMA, pas aku lagi broken heart, dia yang sabar dan ga bosen-bosennya dengerin curhatanku, padahal ceritanya ya itu2 trus ^^, dia cerita tentang pengalamannya tentang love and life yang menguatkanku buat bangkit,harapan-harapan dan target.


Katanya, Kelahiran , Jodoh dan Kematian itu Tuhan yang mengatur.


It’s not about how long we live, but it’s about how deep we live.


Pas baca FB nya mas Damar, banyak banget postingan dari temen-temen pelayanan, temen kuliah, temen SMA,dll…cerita tentang sosok Damar yang mereka kenal itu seperti apa, dan rasa kehilangan yang dalam atas kepergiannya *jadi sedih baca postingan2 disana, tapi juga bangga, diijinkan kenal dengan orang hebat satu ini*
Cukup dengan 28 tahun saja, bukan 28 tahun yang biasa-biasa saja,tapi 28 tahun yang deep meaning, yang mengakar di hati orang-orang yang mengenalnya.
Finally, Selamat Jalan buatmu mas Damar,and you can say “ku berjuang sampai akhirnya, KAU dapati aku tetap setia”
Sedih?? pasti, Kehilangan?? Banget
Tapi setiap orang pasti akan kembali kepada Penciptanya, ini hanya tentang waktu.
Thanx for all mas, sharingnya, kata-kata motivasinya, keteladanan, kesabarannya, dan banyak cerita hidupmu yang menginspirasi dan memberi semangat untuk bangkit dan maju.
Ga ada yang pernah tahu kapan harus kembali, tapi selama masih diberi kesempatan untuk hidup ,it means perjuangan kita belum selesai, masih ada tugas yang harus kita selesaikan,lets draw beauty deep meaning for every one till the end.GBu