Be Brave Face The Life

Ada sebuah berita, ada seorang pemuda yang karena ditolak cintanya, dia mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan diri ke kereta api yang lagi lewat.
Komen dari beberapa temen yang baca berita itu “gila berani banget bunuh diri pake cara itu, kan sakit”

Sebenarnya miris sih dengarnya, tapi to be honest, kadang dalam state tertetu kehidupan saya, saya pernah berpikir Menghadapi hidup itu lebih berat dibandingkan menghadapi kematian *berasa udah pernah mati aja,* perlu keberanian dan ketangguhan.
Beberapa tahun yang lalu di jejaring sosial saya pernah menulis “Bahkan sengat maut pun tak cukup ampuh untuk menandingi sengatannya”
Yups…waktu itu saya dalam fase zero position dalam hidup saya, dan I really2 meant this quote, “perasaan lonely and no hope “ sengatannya ternyata lebih mematikan, dan ga ada obat yang paling ampuh selain TRUE HOPE.
Tepatnya udah agak lupa, but sleepless night and tears droped became my best friend at that time And I need some years to recover and heal.
I think that my worst condition, I have no experienced to manage broken heart matter before, so it hited me very hardly.

images

Dalam kondisi itu, kalo di analisis ada 3 stage sampe akhirnya bener2 recover, and it needs time and patience.

1. Fase Denial

I exactly remember this feeling, when we decided to broke up, and we ended up our phone conversation * yeah..unlucky me, we did it by phone*. Abis itu cuma diam, hening…ga ada perasaan sedih, pengen nangis ato perasaan marah…sama sekali ga ada…bener2 no feeling.

Dan saya pun telpon temen saya…”aku kok ga tahu mo ngerasain apa ya?jadi takut sendiri”, dan temen saya ini bilang “Masih shock dan deny the truth kali…jalani aja”, dan sehabis nelpon itu ya tetep no feeling, cuman mo tidur itu ga bisa, kalo pun bisa kebangun2 terus, dan paginya berpikir ” Oh ternyata semalam mimpi buruk”.
Cara denialnya tiap orang beda-beda, ada yang seperti saya tadi…ada yang kayak temen saya, dia tetep biasa aja ke pacarnya, berasa ga putus, ada juga yang acting like nothing happen.
Waktu yang kita butuhkan buat denial ini beda-beda, tergantung tipe orangnya dan how important this thing to her/him.

Semakin cepet kita selesai dari tahap denial, semakin cepet juga kita ke next state and it means makin cepet recoverynya.

2. Fase Admit and Vulnerable

Baru setelah beberapa hari masa denial saya, saya nyadari dan mengakui kalo emg ini tuh happen, not only in my dream, dan dari situlahh tiba2 ada butterfly effect di perut, trus ada rasa nyeri yang sakit banget di hati,and ada something missing…kosoglahh dan dimulailah fase nangis2, gloomy day itu…yahhh kalo dikumpulin keknya udah banjir ini kosan.
Kalo buat saya, yaudah mau nangis ya nangis aja…toh itu sangat melegakan palingan bengkak2 matanya besok. Masa2 sleepless night, masa2nya bowed down to pray but you cant even said a single word and tears just fell down, looked like no hope, self pity, and like I owned all the world problem, and my confidence suddenly gone.

Saya tetep melakukan semua kerjaan saya di kantor seperti biasa, ato aktivitas saya yang lain, tapi ya kayak robot, no soul inside.
Dan ditambah lagi saya ini good drama player, layak dapat oscar karena acting saya yang luar biasa, jadi ga banyak orang yang nyadar apa yang saya rasakan, tetep kliatan happy senyum-senyum every where, padahal deep down in my heart it was really2 pain, yah paling orang-orang terdekat aja yang tahu.

Di tahap inilahh quote2 saya itu keluar, and I really2 meant it.
Saya itu punya maag, selama ini kambuhnya juarang bangetttt….tapi klo udah ngomongin hati, and broken heart langsung lah tertrigger, dan ga tanggung2…ga cuman ga doyan makan dan perih, tapi juga muntah2…apa yang masuk itu yang kluar…dan berat badan saya anjlok drastis.
Udah hati sakit, badan pun sakit…dan makin berat strugglingnya
Dukungan dan carenya temen-temen, komunitas itu sangat…sangat membantu, and be patience with yourself, dan the most important itu keep believe in God, keep believe that God love you and prepared the best things to you, and there is a hope for you.
Udah lupaa…berapa lama saya di tahap ini, tapi cukup lamalah…dalam hitungan bulan.

3. Fase Recovery
And then masa2 vulnerable selesai….walopun masih sedih, masih sakit hati but udah ada keinginan buat move on.
Pas itu seh kebetulan saya kenal dunia travelling dan temen2 yang easy going, and its so helpful. Jadi ya ga begitu berasa, soalnya kita sering travelling kemana2, ga sempet lagi mikirin yang begituan. Travelling yang awalnya dipake buat move on, jadi keterusan jadi hobby hehhehehe….
Masa recovery ini bukan berarti masa bebas air mata ya…ada2 waktu tertentu kita juga menye2 kok, misal pas lagi PMS, pas tiba2 liat sesuatu yang remind it to him and so on. But be patience with your self , surrender to God and times will help you to heal and recover.

Yupss…baru bisa share kejadian beberapa tahun lalu disini, yah buat menyemangati diri sendiri…kalo saya sudah pernah melewati masa sangat berat itu dan saya berhasil keluar hidup2 :p , and if someday i face another hurtful time, it doesnt mean that I am imune but I know i can manage it better and I still believe that it shall pass.

2 thoughts on “Be Brave Face The Life

  1. Ester..wuahhh, aku tak tahu kalau dirimu pernah sesulit itu, sampe menetes air mataku. Keep fight darling. It already pass right? (Sebenarnya aku rada penasaran, ini kejadian abis putus dari pacar yang mana ya..hihi)

    • Hai menry🙂
      it was menry…masa2 berat itu pernah aku lewatin….
      yang diceritain sih already pass…tapi ada hal2 sejenis yang belom pass ahahhahah…namanya juga hidup…
      ahahha…km tahu kok orangnya *clue🙂
      *cukup menjawab kannn…ini lagi putus sama yang mana? hehehehhe…*

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s