My List: Perlu Ga Ya??

Ketika seorang wanita ditanya, “pengen punya pacar yang seperti apa?”
wanita itu kemudian menyebutkan list yang sangat panjang :
seiman, baik , ganteng kayak aston kucher, pinter kayak Einstein, lucu kayak mr. bean, kaya kayak bill gates, punya yarris merah kayak… *lg dicari..*, bisa maen musik kayak glen fredly , atletis semacam ade ray, putih kek sapa yah?masa kek sapi? , keibuan, hidungnya mancung,pinter masak kayak rudi choirudin, romantis kayak romeo, rajin bersihin rumah kayak tetangga depan…and so on. Kalau harus dicatat, sepertinya bakal sepanjang jalan tol pantura.


oke, masing-masing kita punya list kriteria sendiri-sendiri kalau ditanya tentang pasangan “ideal versi ku” *hayoo…apa kriteria pasangan idealmu?*. Dan ga ada yang salah dengan kriteria-kriteria itu, karena kamu yang tahu benar, dengan orang yang seperti apa kamu bisa hidup *anyway pasangan yang dimaksud disini , pasangan yang orientasinya serius buat ke depannya yah, bukan kayak anak SMA yang masih labil yang hari ini jadian besok putus, cari yg baru*.

“Eh si Jono kemaren nembak elo yah?”
“Iya…tapi gue tolak”
“kok ditolak? bukannya dia seiman, baik, pinter, ganteng lagi?”
“Iya seh, tapi dia ga putih…tar anak gue kaya zebra cross lagi”

“Elo putus ya sama Susi? gue baru liat tadi di FB”
“Iya, putus”, kata Tarjo sambil menunduk sedih
“Kok bisa seh? kayaknya kalian udah yang cocok banget gitu”
“Iya, kita beda iman daripada diterusin ga ada masa depannya”

“Kesian loh si Budi, kemaren dia curhat sama aku sambil nangis-nangis, katanya elo nolak dia gara-gara dia ga bisa maen gitar?kejam banget lo, cuma gara-gara itu doang elo nolak dia”
“Alasan sebenarnya bukan itu seh, tapi karena aku ga ada feeling aja sama dia,dia baik, ganteng , pinter, tapi ga ada feeling aja .Tapi tar kalo ku bilang ga ada feeling, pasti dia bilang witing tresno kan jalaran saka kulina, coba dulu aja. Yaudah biar aman, aku bilang aja ga bisa nerima dia karena ga bisa maen gitar”

“Ga nyangka loh, kamu bakal jadian sama Didit”
“Kenapa emangnya?”
“Katanya km nyari yang ganteng , badan kayak ade ray. Nah dia, tampang pas-pasan, badan juga kurus kerempeng”
“Iya seh, aku maunya yang ganteng, badan athletis, tapi mau bilang apalagi, kalo udah “klik” lewat deh semua itu”

Kasus, kasus diatas sepertinya hal-hal real yang sering terjadi, kalo kita ngomongin “My List”
– Ada yang menjadikan “My List” itu jadi alasan biar ga susah kalau mau nolak/ ga suka sama orang
– karena ada “My List” yang udah kita buat dengan sepenuh hati, jadi kalau ada 1 syarat yang ga terpenuhi dari 100 yang kita buat , ya udah langsung ignore
– Ada juga yang buat “My List” cuma sebagai tempelan doang, soalnya udah ga guna lagi klo udah “klik” sama orang.

Kalau menurutku seh buat “My List” itu baik, dan ga salah kok. Asalkan tahu bagaimana cara menggunakannya.
Dari sekian banyak kriteria yang di tulis disana, pilah-pilah2 dulu jadi 3 bagian:
– Utama : Kriteria yang hukumnya WAJIB dipenuhi
– Pendamping : Kalau bisa dipenuhi
– Pelengkap : Ada ya syukur, klo ga ada ya ga papa

Contohnya gini neh:
– Utama : seiman
– Pendamping : sabar
– Pelengkap : punya yarris merah, pinter main musik

Prioritas setiap orang kan beda-beda, mungkin aja ada yang menambahkan: satu suku, atau kaya di bagian Utama.It’s okay…masing-masing punya hak bebas menentukan prioritas-prioritas dan standart hidupnya.
So jangan sampai hanya karena bagian Pelengkap yang tidak terpenuhi, kita jadi memblacklist seseorang.

Anyway, ada 1 lagi. Ketika kita menuntut suatu standart ke orang lain, coba penuhi dulu standart itu dulu.
Misalnya: kalau kita berharap pasanganmu nanti itu orangnya SABAR, ya kamu juga harus belajar untuk SABAR dari sekarang.*ngomongnya gampang ngelakuinnya yang susah :D*

Jangan hanya bisa menuntut suatu standart tertentu ke orang lain, tapi cobalah tuntut dirimu sendiri untuk memenuhi standart yang kamu tuntut ke orang lain

Advertisements

Just See ye ^^

Ditengah rutinitas kerjaan dan kuliah yang monoton gitu-gitu aja,
Sebagai seorang dengan tipe lingkaran *tar ku posting apa itu lingkaran 😀 *, komunitas adalah hal yang sangat penting, dan buat seorang lingkaran, 1 komunitas itu masih kurang, butuh komunitas yang lain untuk share, maen, berbagi dll.
Di tengah hecticnya Cikarang, bisa ketemu sama temen2 di luar temen kantor, do something bareng mereka..it’s nice 🙂

Tapi sedihnya, dalam 1 minggu ini harus farewell sama 2 orang temen >,<
Jadilah bertambah “kertas ijo” ku -_-

Tiap orang datang dan pergi dalam hidup kita…
Dengan berbagai cara mereka datang, dan dengan berbagai cara dan alasan juga mereka pergi.
But it’s okay, perpisahan dan pertemuan itu seperti dua sisi mata uang, dan ga bisa dipisahkan, satu paket yang harus diterima utuh.
Yang bisa dilakukan hanya, do your best ketika masih di kasih kesempatan buat bareng
Dan tidak menyesali perpisahan ketika waktu itu datang *pujangga banget..*

Okay…Let’s talk about 2 friends of mine:

1. Tandri

Random tough about Tandri:
– Kenal sekitar 6 bulan yang lalu
– Gadis jawa, yagn benar-benar “njaweni” dari omongan dan tingkah laku
– Kalem dan keibuan
– Suka baca
– Nyelesein 1 sisi rubic ku
– Paling ku ingat, pas dia maen ke kosanku. Karena pulang kerja dan aku capek banget, aku gelebakan di kasur udah tinggal 5 watt. Dan ternyata dia beresin kamarku yang berantakan kek titanic 🙂 *thanx Tandri*

Tahu kabar mau balik ke kampung halaman dan don’t know kapan balik lagi ke Cikarang itu hari Minggu sore, pas aku lagi di Bandung. Dan senin pagi itu udah pulang…
Argh…aku ga suka yang mendadak2 gitu..
Ga sempet ada acara farewell, cuma buku dan sebuah kartu ucapan.
Berharap ini bisa jadi kenangan tentang kami disini -_-

Selamat buat rencana pernikahannya…*walopun kita seusia, tapi cara pikirmu jauh lebih dewasa dan kedepan daripada aku 🙂 Congratz !!*
Berharap ada kesempatan buat ketemu lagi…entah kapan itu 😀
Nice to know you ^^

2. Robet Travolta

robet dan topi hitamnya

Random tough about Robet:
– Pertama kali kenal Natal gereja 2010, karena duduk sebelahan
– Bareng-bareng di Dewasa Muda GBI dari Januari akhir
– Paling bawel kalo udah masalah acara ngaret
– Suka rewel kalo ada yang ga sesuai dengan pemikiran dia
– Paling hobby tidur jam 8 malem, sampe aku menjuluki “bayi gede”
– Nice friend,temen makan yang menyenangkan soalnya banyak cerita
– Cadel…jadi berasa ngomong sama bule aja
at Paparons
Robet: Mas pesan yang ini *sambil nunjuk gambar di menu*
Pelayan: Oh itu chicken wings mas
Robet: Oh , iya mas chicken swing nya satu
*hadeuhhhhhh……..geleng2 kepala :)) , makasih buat traktiran farewellnya yah :D*
Okay…Sukses ya bet dengan kerjaannya di Ternate sana..
Bisa kebayang pertambangan itu kek apa…panas dan di pedalaman, so kita beliin topi buatmu 🙂


Walopun di pedalaman sana, but jangan sampe udik yahhh hehehhe….
Wish you all the best and I hope someday we wil meet again..
may be in my special moment or yours 🙂

Each person unique and special the way they are 🙂

Jadi inget temen kampusku dulu, dia suka buat kartu2 ucapan kecil buatan dia sendiri. Dia tulis nama orang yang ultah dan ucapan di kartu itu dan memberikannya buat temen yang ultah. Just simple gift, but bermakna besar buat yang menerimanya.

Walopun simple, sederhana tapi itu hal yang paling aku ingat tentang dia dan itu buat aku seneng, ternyata ada teman2 yang begitu care dan itu melengkapi kebahagian di hari istimewa ku . Darinya aku belajar, kadang kita berpikir yang kita lakukan itu hal kecil, tapi kita ga pernah tahu apa efeknya buat seseorang , so jangan ragu buat do something even just little thing.

Setiap orang yang pernah datang dalam hidupmu pasti pernah meninggalkan jejaknya , entah jejak yang dalam ato yang mudah terhapus. But, siapa dirimu ketika dia datang, akan berbeda dengan siapa dirimu ketika dia pergi.

Ester, Shinta, Robet

Ester, Shinta, Robet