Rasanya ga lengkap, klo di blog ini ga ada postingan mengenai orang-orang yang punya andil besar buat hidup saya.
Postingan kali ini tribute buat seseorang kakak yang punya andil besar buat hidup saya, tenang aja, dia ga akan ngakak2 ato geer karena baca postingan ini. Karena dia ga akan pernah baca postingan ini, coz 27 April 2012 kemaren, Tuhan telah memanggil dia pulang T.T
Pertama kali kenal, pas Masa Orientasi Siswa (MOS) di SMU Negeri 1 Sukoharjo *Seseorang tiba-tiba masuk ke kelas, sambil lari-lari kecil*
“Selamat Pagi adik-adik…”, dia menyapa dengan senyuman lebar “Pagi..”
“Perkenalkan nama saya Damar Ferryson, saya BPH *Badan Pengurus harian* OSIS, saya mau mengumumkan….”
Selama MOS 1 minggu lamanya, he is the most charming senior. Pas yang lain Jumatan, kita yang Kristen ngumpul-ngumpul…salah satunya mas Damar.
Pas di hari terakhir MOS, kita disuruh buat dua kado, untuk dikasih ke 2 orang senior yang paling disuka.Seinget saya, saya kasih 1 kado buat wali MOS saya, dan satu lagi buat mas Damar
Dia seorang yang sangat aktif, sapa sih yang ga kenal mas Damar, dari guru sampe murid juga kenal. wakil ketua OSIS, pinter, handsome *ini relatif ding
*,pinter maen musik,really-really charming, and he is so lovable.Ga butuh waktu lama buat suka dengan kepribadiannya, ga sulit buat ngobrol-ngobrol sama dia, sangat mudah buat percaya dan curhat- curhatan sama dia.
me: ” Mas, namamu kok aneh seh, ferryson, artinya apaan?”
damar: “damar itu ya kayu damar yang wangi, ferry itu sangat, son itu anak hahahha….”
me: “ah ga mungkin..masa udah sok bule gitu namanya…”
damar:”ahahaha…ga ding, ferry itu diambil dari February, Son itu singkatan dari Selasa Pon, hari lahirku…Jadi Damar yang lahir di bulan February Selasa Pon”
me:”Ahahahhaha…..ngakunya bule banget….ternyata Jawa banget
“
Walopun cuma bareng 1 tahun di SMA, tapi setelah dia lulus dan kuliah di Semarang dia masih sering ke SMA, buat sekedar sharing-sharing, kirim-kirim kartu natal, bantuin acara retreat sekolah dan masih datang ke ekskul SAC (Smansa Art Community).
Sampe akhirnya aku kuliah, dan kerja, masih sering kontak2an,sms apa chating2an. Dari mulai cerita travelling, cerita temen-temen SMA, pas aku lagi broken heart, dia yang sabar dan ga bosen-bosennya dengerin curhatanku, padahal ceritanya ya itu2 trus ^^, dia cerita tentang pengalamannya tentang love and life yang menguatkanku buat bangkit,harapan-harapan dan target.
Katanya, Kelahiran , Jodoh dan Kematian itu Tuhan yang mengatur.
It’s not about how long we live, but it’s about how deep we live.
Pas baca FB nya mas Damar, banyak banget postingan dari temen-temen pelayanan, temen kuliah, temen SMA,dll…cerita tentang sosok Damar yang mereka kenal itu seperti apa, dan rasa kehilangan yang dalam atas kepergiannya *jadi sedih baca postingan2 disana, tapi juga bangga, diijinkan kenal dengan orang hebat satu ini*
Cukup dengan 28 tahun saja, bukan 28 tahun yang biasa-biasa saja,tapi 28 tahun yang deep meaning, yang mengakar di hati orang-orang yang mengenalnya.
Finally, Selamat Jalan buatmu mas Damar,and you can say “ku berjuang sampai akhirnya, KAU dapati aku tetap setia”
Sedih?? pasti, Kehilangan?? Banget
Tapi setiap orang pasti akan kembali kepada Penciptanya, ini hanya tentang waktu.
Thanx for all mas, sharingnya, kata-kata motivasinya, keteladanan, kesabarannya, dan banyak cerita hidupmu yang menginspirasi dan memberi semangat untuk bangkit dan maju.
Ga ada yang pernah tahu kapan harus kembali, tapi selama masih diberi kesempatan untuk hidup ,it means perjuangan kita belum selesai, masih ada tugas yang harus kita selesaikan,lets draw beauty deep meaning for every one till the end.GBu
