Akhir-akhir ini, ditengah sibuk2nya kerjaan, kuliah, les dan banyak tanggungan laennya yang ngantri buat diperhatikan , masih sempet2 buat browsing dan baca2 blog orang…. *sibuk apa (sok) sibuk ?*
Kok jadi tertarik sama kata2 ini, sepertinya penuh dalam dan penuh makna:
Aku ingin mencintaimu dengan sederhana
Dengan kata yang tak sempat diucapkan Kayu kepada api
yang menjadikanya abu…
Aku ingin mecintaimu dengan sederhana….
Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan Awan kepada hujan
yang menjadikannya tiada….
Sapardi Djoko Damono, (1989)
Kalau dari hasil baca2 seh, maksudnya…Cintailah sesuatu dengan sederhana, karena mungkin nanti suatu saat kamu akan membencinya. Dan bencilah sesuatu secara sederhana pula, karena mungkin suatu waktu kamu akan mencintainya *sebenarnya ga terlalu setuju juga sama pendapat ini…*
Kalo menurutku seh, seseorang menjelaskan tentang arti suatu kata2 atau puisi itu tergantung dari pengalaman hidup dia, so tiap orang bisa beda-beda, jadi ga harus itu juga artinya. But whateverlah , itu sebagai referensi aja
*cari jalan aman ^^*
Setiap orang mempunyai cara masing2 dalam mengekspresikan perasaannya *perasaan sayang, benci, marah,sedih and so on* dari yang paling simple sampe yang paling kompleks .So, pahamilah bagaimana orang2 disekitarmu mengekspresikan setiap perasaan yang dirasakannya ^^ *sok bijak*
Kata2 diatas mengingatkanku sama kata-kata yang pernah di kasih temenku , yang sampe sekarang aku ga ngerti apa arti dari kata-kata itu
“…Seperti kata yang diucapkan kayu kepada api yang akan menjadikannya arang…”
*kata apa yang diucapkan kayu kepada api sebelum terbakar? anyone knows? Kalau aja yang ngasih kata2 itu baca blog ini, semoga dia mau berbaik hati memberi tahu arti dari kata2 itu ^^*
km smart n b’bkat jd penulis..
makasih
I wish someday bisa jadi penulis ^^ hehehehe…